- Home
- Tutorial Bisnis Online
- Kilas balik Bisnis penjualan domain dan hosting yang gagal total.
Kilas balik Bisnis penjualan domain dan hosting yang gagal total.
- By Zul Amri
- Published Sunday 7th 2008
- Tutorial Bisnis Online
-
Rating:




Zul Amri
Beliau adalah Pemilik sekaligus pengelola situs http://SemuaBisnis.com
Lahir di Palembang pada Tanggal 9 Juni 1981.
Bapak yang mempunyai istri cantik , dan beranak 2 ini sejak berumur 5 tahun sudah mengenal komputer.
Tidak di sangka hobi masa kecil menjadi pekerjaan yang di geluti sekarang ini.
Keahliannya terletak di bidang Search engine Optimization , security website, PHP dan MYSQL.
Yahoo ID : Ambriserver
ICQ # : 471-649-057
Phone # :+62 (813) 88788 321
Kilas balik Bisnis penjualan domain dan hosting yang gagal total.
Bisnis penjualan domain dan hosting sebenarnya adalah suatu peluang yang bagus, mengingat jumlah pengguna internet meningkat terus setiap tahunnya, data dari APJII tahun 2007 saja sudah menunjukan untuk Indonesia jumlah penggunanya mencapai 25 juta orang. sedangkan statistik pengguna internet dunia mencapai 200 juta jiwa. jumlah yang sangat fantastis bukan ?
Konsep bisnis penjualan domain dan hosting.
Bisnis ini sebenarnya sangat sederhana, hanya menyediakan layanan pendaftaran domain , dan biaya sewa tempat ( space / hosting ) untuk orang yang ingin memiliki atau membuat suatu website. pada intinya jika ada orang yang ingin membuat website, maka anda bisa membantu orang tersebut untuk mendaftarkan domain nya ( nama situs ) beserta tempat nya ( hosting ).
Bisnis ini bila masih baru untungnya hanya sedikit, hanya sekitar Rp.5000 setiap pendaftaran domain per tahun .dan untuk keuntungan dari bisnis sewa hosting juga tidak banyak sekitar Rp.10,000 / bulan per 50 Mega bytes
nah, andaikata jumlah pelanggan anda mencapai 1000 orang saja, maka setiap tahun pemasukan dari bisnis jual domain adalah : 1000 pelanggan x Rp.5000 = Rp.5.000 000 / tahun
sedangkan hosting, karena biaya sewanya di kenakan setiap bulannya, dengan asumsi di atas maka keuntungan nya kira-kira : 1000 pelanggan x Rp.10,000 = Rp. 10,000,000 / bulan.
ini adalah hitungan yang paling kecil, seperti yang anda tahu biaya sewa hosting itu bervariasi tergantung dari space ( kapasitas ) hosting anda, semakin besar jumlah space maka semakin mahal biaya sewa setiap bulannya.
Belum lagi kalau di tambah dengan layanan HTTPS , website design, dsb. jumlah keuntungan makin bertambah lagi.
saya sendiri juga sempat mendapat tambahan income dari bisnis hosting dan domain ini, mencapai 3 sampai 4 jutaan rupiah / bulan. namun terpaksa tutup, karena 1 persatu pelanggan lari ke harga yang lebih murah.
kenapa banyak yang gagal total ?
Tidak lain adalah karena tingkah laku pemain-pemain besar seperti yahoo.com, godaddy.com ,dsb yang merusak harga pasar dengan menjual jasa domain dengan harga miring, yakni hanya sekitar $2 / tahun pertama ( kalau di rupiahkan sekitar Rp.18,000 ) , sedangkan untuk biaya tahun kedua dan seterus nya biaya nya kembali
normal dan sama seperti biaya perusahaan hosting lainnya yakni sekitar $8 sampai $9 / tahun.
Belum lagi, munculnya sewa hosting dengan kapasitas unlimited ( tanpa batas ) dengan harga miring pula, yakni $5/ bulan.
logikanya begini.
-Situs ABC , menjual domain dengan harga $8 tahun, sedangkan situs XYZ menjual dengan harga $2 / tahun. kemudian ,
- Situs ABC biaya sewa untuk 50 MB perbulannya adalah $10 / bulan, sedangkan situs XYZ biaya sewa dengan kapasitas Unlimited ( tanpa batas ) adalah cuma $5 / bulan.
mana kira-kira customer pilih ? tentu yang harga murah, kapasitas unlimited, dsb.
di tahun 2002, godaddy.com "hanya" mendapatkan omzet sekitar 2 juta dollar / bulan nya, sedangkan yahoo, di tahun 2002 pemasukan pertahunnya adalah 5 milyar dollar. jumlah yang sangat fantastis.!!!
itu omzet sebelum strategi harga miring tersebut di terapkan, tahun 2003 sampai 2007 baru strategi tersebut di jalankan dengan promosi gila-gilaan, anda akan menemukan iklan harga domain miring tersebut hampir di situs mana saja.. apakah strategi marketing penawaran harga murah ini efektif ? tentu.
namun imbasnya, mengakibatkan perusahaan-perusahaan hosting kecil jadi tidak laku, dan pada akhirnya gulung tikar.
Banyak juga yang marah-marah secara diam-diam kepada yahoo.com dan godaddy.com , baik dengan melakukan serangan DDOS, KOD ( kiss off dead ) , Ping Flood, dsb ke kedua situs ini. Pada awalnya memang cukup efektif, yahoo sempat mabuk 3 jam karena serangan ini, dan godaddy sempoyongan di internet kira2x 6 jam an.apalagi di tahun 2003 belum banyak yang tahu metode DDOS, Dan sempat di sebut sebagai serangan internet yang belum tertangkal.....
Lagi-lagi uang bicara, pembelian dan penambahan kapasitas server kedua situs tersebut membuat serangan yang tadi nya efektif menjadi tidak ada artinya., belum lagi jumlah programmer dan ahli komputer yang di sewa jumlahnya pasti bejibun juga ikutan membantu memperkuat pertahanan server nya.
alhasil , kedua situs tsb tetap jaya di internet, dan semena-mena mengacaukan harga pasar. sampai sekarang walaupun peluang bisnis pendaftaran domain dan hosting ini prospeknya sangat bagus , namun karena tingkah dari pemain besar menerapkan strategi-strategi harga miring seperti ini, membuat bisnis ini hanya bisa di lihat saja, untuk terjun dan terlibat di dalamnya, harus pikir-pikir dulu 2 kali. sanggupkah kira-kira bersaing dalam harga murah ??
wassalam
zul amri
Konsep bisnis penjualan domain dan hosting.
Bisnis ini sebenarnya sangat sederhana, hanya menyediakan layanan pendaftaran domain , dan biaya sewa tempat ( space / hosting ) untuk orang yang ingin memiliki atau membuat suatu website. pada intinya jika ada orang yang ingin membuat website, maka anda bisa membantu orang tersebut untuk mendaftarkan domain nya ( nama situs ) beserta tempat nya ( hosting ).
Bisnis ini bila masih baru untungnya hanya sedikit, hanya sekitar Rp.5000 setiap pendaftaran domain per tahun .dan untuk keuntungan dari bisnis sewa hosting juga tidak banyak sekitar Rp.10,000 / bulan per 50 Mega bytes
nah, andaikata jumlah pelanggan anda mencapai 1000 orang saja, maka setiap tahun pemasukan dari bisnis jual domain adalah : 1000 pelanggan x Rp.5000 = Rp.5.000 000 / tahun
sedangkan hosting, karena biaya sewanya di kenakan setiap bulannya, dengan asumsi di atas maka keuntungan nya kira-kira : 1000 pelanggan x Rp.10,000 = Rp. 10,000,000 / bulan.
ini adalah hitungan yang paling kecil, seperti yang anda tahu biaya sewa hosting itu bervariasi tergantung dari space ( kapasitas ) hosting anda, semakin besar jumlah space maka semakin mahal biaya sewa setiap bulannya.
Belum lagi kalau di tambah dengan layanan HTTPS , website design, dsb. jumlah keuntungan makin bertambah lagi.
saya sendiri juga sempat mendapat tambahan income dari bisnis hosting dan domain ini, mencapai 3 sampai 4 jutaan rupiah / bulan. namun terpaksa tutup, karena 1 persatu pelanggan lari ke harga yang lebih murah.
kenapa banyak yang gagal total ?
Tidak lain adalah karena tingkah laku pemain-pemain besar seperti yahoo.com, godaddy.com ,dsb yang merusak harga pasar dengan menjual jasa domain dengan harga miring, yakni hanya sekitar $2 / tahun pertama ( kalau di rupiahkan sekitar Rp.18,000 ) , sedangkan untuk biaya tahun kedua dan seterus nya biaya nya kembali
Belum lagi, munculnya sewa hosting dengan kapasitas unlimited ( tanpa batas ) dengan harga miring pula, yakni $5/ bulan.
logikanya begini.
-Situs ABC , menjual domain dengan harga $8 tahun, sedangkan situs XYZ menjual dengan harga $2 / tahun. kemudian ,
- Situs ABC biaya sewa untuk 50 MB perbulannya adalah $10 / bulan, sedangkan situs XYZ biaya sewa dengan kapasitas Unlimited ( tanpa batas ) adalah cuma $5 / bulan.
mana kira-kira customer pilih ? tentu yang harga murah, kapasitas unlimited, dsb.
di tahun 2002, godaddy.com "hanya" mendapatkan omzet sekitar 2 juta dollar / bulan nya, sedangkan yahoo, di tahun 2002 pemasukan pertahunnya adalah 5 milyar dollar. jumlah yang sangat fantastis.!!!
itu omzet sebelum strategi harga miring tersebut di terapkan, tahun 2003 sampai 2007 baru strategi tersebut di jalankan dengan promosi gila-gilaan, anda akan menemukan iklan harga domain miring tersebut hampir di situs mana saja.. apakah strategi marketing penawaran harga murah ini efektif ? tentu.
namun imbasnya, mengakibatkan perusahaan-perusahaan hosting kecil jadi tidak laku, dan pada akhirnya gulung tikar.
Banyak juga yang marah-marah secara diam-diam kepada yahoo.com dan godaddy.com , baik dengan melakukan serangan DDOS, KOD ( kiss off dead ) , Ping Flood, dsb ke kedua situs ini. Pada awalnya memang cukup efektif, yahoo sempat mabuk 3 jam karena serangan ini, dan godaddy sempoyongan di internet kira2x 6 jam an.apalagi di tahun 2003 belum banyak yang tahu metode DDOS, Dan sempat di sebut sebagai serangan internet yang belum tertangkal.....
Lagi-lagi uang bicara, pembelian dan penambahan kapasitas server kedua situs tersebut membuat serangan yang tadi nya efektif menjadi tidak ada artinya., belum lagi jumlah programmer dan ahli komputer yang di sewa jumlahnya pasti bejibun juga ikutan membantu memperkuat pertahanan server nya.
alhasil , kedua situs tsb tetap jaya di internet, dan semena-mena mengacaukan harga pasar. sampai sekarang walaupun peluang bisnis pendaftaran domain dan hosting ini prospeknya sangat bagus , namun karena tingkah dari pemain besar menerapkan strategi-strategi harga miring seperti ini, membuat bisnis ini hanya bisa di lihat saja, untuk terjun dan terlibat di dalamnya, harus pikir-pikir dulu 2 kali. sanggupkah kira-kira bersaing dalam harga murah ??
wassalam
zul amri
Spread The Word
2 Responses to "Kilas balik Bisnis penjualan domain dan hosting yang gagal total." 
|
said this on 17 Oct 2008 12:06:13 AM WIT
setuju.............
|
|
said this on 21 Oct 2008 4:30:22 PM WIT
bisnis online penuh dengan persaingan tidak sehat, harus ada peraturan yang tegas tentang monopoli bisnis internet.
|

Author/Admin)