Rahasia Sebenarnya Asal-usul AIDS
- By Hamdan Nasrullah
- Published Sunday 4th 2007
- Lain Lain
-
Rating:




Hamdan Nasrullah
Semakin banyak belajar, semakin banyak yang aku tak tahu.
Rahasia Sebenarnya Asal-usul AIDS
Virus HIV AIDS sebenarnya bukan berasal dari simpanse, tetapi ciptaan para ilmuwan yang kemudian diselewengkan melalui rekayasa tertentu untuk memusnahkan etnis tertentu. (Jerry D. Gray, Dosa-dosa Media Amerika - Mengungkap Fakta Tersembunyi Kejahatan Media Barat, Ufuk Press 2006 h. 192).
Tulisan Allan Cantwell, Jr. M.D. ini mengungkapakan rahasia asal-usul AIDS dan HIV, juga bagaimana ilmuwan menghasilkan penyakit yang paling menakutkan kemudian menutup-nutupinya.
“Teori” Monyet Hijau
1.Tidak sedikit orang yang sudah mendengar teori bahwa AIDS adalah ciptaan manusia. Menurut The New York Times yang terbit 29 Oktober 1990, tiga puluh persen penduduk kulit hitam di New York City benar-benar percaya bahwa AIDS adalah “senjata etnis” yang didesain di dalam laboratorium untuk menginfeksi dan membunuh kalangan kulit hitam. Sebagian orang bahkan menganggap teori konspirasi AIDS lebih bisa dipercaya dibandingkan teori monyet hijau Afrika yang dilontarkan para pakar AIDS. Sebenarnya sejak tahun 1988 para peneliti telah membuktikan bahwa teori monyet hijau tidaklah benar. Namun kebanyakan edukator AIDS terus menyampaikan teori ini kepada publik hingga sekarang. Dalam liputan-liputan media tahun 1999, teori monyet hijau telah digantikan dengan teori simpanse di luar Afrika. Simpanse yang dikatakan merupakan asal-usul penyakit AIDS ini telah diterima sepenuhnya oleh komunitas ilmiah.

2. “Pohon keturunan” filogenetik virus primata (yang hanya dipahami segelintir orang saja) ditampilkan untuk membuktikan bahwa HIV diturunkan dari virus primata yang berdiam di semak Afrika. Analisis data genetika virus ditunjukkan melalui “supercomputer” di Los Alamos, Mexico, menunjukkan bahwa HIV telah “melompati spesies’, dari simpanse ke manusia sekitar tahun 1930 di Afrika.
Catatan penting: Los Alamos kebetulan saja merupakan sentra pembuatan bom nuklir, hasil persekutuan mata-mata Cina, dan laboratorium tempat dilakukannya eksperimen rahasia radiasi manusia terhadap penduduk sipil yang tidak merasa curiga. Eksperimen ini telah dilakukan sejak tahun 1940-an hingga awal epidemik AIDS.
Eksperimen Hepatitis B Pra-AIDS kepada Pria
Gay (1978-1981)
Ribuan pria gay mendaftar sebagai manusia percobaan untuk eksperimen vaksin hepatitis B yang “disponsori pemerintah AS” di New York, Los Angeles, dan San Fransisco. Setelah beberapa tahun, kota-kota tersebut menjadi pusat sindrom defisiensi kekebalan terkait gay, yang belakangan dikenal dengan AIDS. Di awal 1970-an, vaksin hepatitis B dikembangkan di dalam tubuh simpanse. Sekarang hewan ini dipercaya sebagai asal-usul berevolusinya HIV. Banyak orang masih merasa takut mendapat vaksin hepatitis B lantaran asalnya yang terkait dengan pria gay dan AIDS. Para dokter senior masih bisa ingat bahwa eksperimen vaksin hepatitis awalnya dibuat dari kumpulan serum darah para homoseksual yang terinfeksi hepatitis.
Kemungkinan besar HIV “masuk” ke dalam tubuh pria gay selama uji coba vaksin ini. Ketika itu, ribuan homoseksual diinjeksi di New York pada awal 1978 dan di kota-kota pesisir barat sekitar tahun 1980-1981.
Apakah jenis virus yang terkontaminasi dalam program vaksin ini yang menyebabkan AIDS? Bagaimana dengan program WHO di Afrika? Bukti kuat menunjukkan bahwa AIDS berkembang tak lama setelah program vaksin ini. AIDS merebak pertama kali di kalangan gay New York City pada tahun 1979, beberapa bulan setelah eksperimen dimulai di Manhattan. Ada fakta yang cukup mengejutkan dan secara statistik sangat signifikan, bahwa 20% pria gay yang menjadi sukarelawan eksperimen hepatitis B di New York diketahui mengidap HIV positif pada tahun 1980 (setahun sebelum AIDS menjadi penyakit “resmi’). Ini menunjukkan bahwa pria Manhattan memiliki kejadian HIV tertinggi dibandingkan tempat lainnya di dunia, termasuk Afrika, yang dianggap sebagai tempat kelahiran HIV dan AIDS. Fakta lain yang juga menghebohkan adalah bahwa kasus AIDS di Afrika yang dapat dibuktikan baru muncul setelah tahun 1982. Sejumlah peneliti yakin bahwa eksperimen vaksin inilah yang berfungsi sebagai saluran tempat “berjangkitnya” HIV ke populasi gay di Amerika. Namun hingga sekarang para ilmuwan AIDS mengecilkan koneksi apapun antara AIDS dengan vaksin tersebut.
Umum diketahui bahwa di Afrika, AIDS berjangkit pada orang heteroseksual, sementara di Amerika Serikat AIDS hanya berjangkit pada kalangan pria gay. Meskipun pada awalnya diberitahukan kepada publik bahwa “tak seorang pun kebal AIDS”, faktanya hingga sekarang ini (20 tahun setelah kasus pertama AIDS), 80% kasus AIDS baru di Amerika Serikat berjangkit pada pria gay, pecandu narkotika, dan pasangan seksual mereka. Mengapa demikian? Tentunya HIV tidak mendiskriminasi preferensi seksual atau ras tertentu. Apakah benar demikian?

Keserupaan dengan FLU Burung
Di pertengahan tahun 1990-an, para ahli biologi berhasil mengidentifikasi setidaknya 8 subtipe (strain) HIV yang menginfeksi berbagai orang di seluruh dunia. Telah terbukti, strain B adalah strain pra dominan yang menginfeksi gay di AS. Strain HIV ini lebih cenderung menginfeksi jaringan rektum, itu sebabnya para gay yang cenderung menderita AIDS dibandingkan non-gay

Anatomi Alat Kelamin Pria
Sebaliknya, Strain HIV yang umum dijumpai di Afrika cenderung menginfeksi vagina dan sel serviks (leher rahim), sebagaimana kulup penis pria. Itu sebabnya, di Afrika, HIV cenderung berjangkit pada kalangan heteroseksual.

Anatomi Alat Kelamin Wanita
Para pakar AIDS telah memeberitahukan bahawa AIDS Amerika berasal dari Afrika, padahal Strain HIV yang umum dijumpai di kalangan pria gay nyaris tak pernah terlihat di Afrika! Bagaimana bisa demikian? Apakah sebagian Strain HIV direkayasa agar mudah beradaptasi ke sel yang cenderung menginfeksi kelamin gay?

Telah diketahui, pria ilmuwan SCVP (Special Virus Cancer Program) mampu mengadaptasi retrovirus tertentu agar menginfeksi jenis sel tertentu. Tak kurang sejak tahun 1970, para ilmuwan perang biologis telah belajar mendesain agen-agen (khususnya virus) tertentu yang bisa menginfeksi dan menyerang sel kelompok rasial “tertentu”. Setidaknya tahun 1997, Stephen O’Brien dan Michael Dean dari Laboratorium Keanekaragaman Genom di National Cancer Institute menunjukkan bahwa satu dari sepuluh orang kulit putih memiliki gen resisten-AIDS, sementara orang kulit hitam Afrika tidak memiliki gen semacam itu sama sekali. Kelihatannya, AIDS semakin merupakan “virus buatan manusia yang menyerang ras tertentu” dibandingkan peristiwa alamiah.
Berkat bantuan media Amerika, virus ini menyebar ke jutaan orang tertentu di seluruh dunia sebelum segelintir orang mulai waspada akan kejahatan di balik penciptaan virus ini. Di tahun 1981, pejabat kesehatan memastikan “masyarakat umum” bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. “AIDS adalah penyakit gay” adalah jargon yang sering dikumandangkan media.

Setidaknya tahun 1987, Robert Gallo memberitahu reporter Playboy, David Black, “Saya pribadi belum pernah menemukan satu kasus pun (di Amerika) dimana pria terkena virus (AIDS) dari seorang wanita melalui hubungan intim heteroseksual .” Gallo melanjutkan, “AIDS tak akan menjadi bahaya yang tak bisa teratasi bagi masyarakat umum.” Apakah ini sekedar spekulasi ataukah Gallo mengetahui sesuatu yang tidak ia ceritakan?
Penutup
Muasal HIV dan AIDS telah diselewengkan dan disamarkan oleh pemerintah AS, berkat bantuan besar media boneka mereka. Jika jurnalisme bekerja sebagaimana mestinya, masyarakat umum pasti mendapat gagasan yang lebih jernih tentang AIDS sesungguhnya. Namun kebenaran justru diplesetkan dan masyarakat dunia menjadi bingung sehingga mereka seolah tak lagi ambil pusing.
Spread The Word
32 Responses to "Rahasia Sebenarnya Asal-usul AIDS" 
|
said this on 19 Apr 2007 4:46:17 PM WIT
it's a good article
|
|
said this on 13 May 2007 9:17:17 PM WIT
hmmm, artikel yang bagus... Semua bisa mengerti asal muasal penyakit yang mengerikan itu... Terima kasih atas semua informasinya... Semoga bisa bermanfaat buat semua orang... Thanks...
|
|
said this on 10 Jul 2007 7:32:28 PM WIT
wah , baru ngeh nih.......ternyata AIDS ternyata buatan ilmuwan Amerika.Semoga Allah SWT bisa menghindarkan kita dari penyakit mematikan tersebut. Thanks Mr Hamdan Nasrulllah telah membuka wawasan kita tentang AIDS.Keep your Creativity Bro....
|
|
said this on 30 Jul 2007 10:51:29 PM WIT
macam mana masyarakat awam mau menyikapi hal ini, TQ good aricle.
|
|
said this on 16 Sep 2007 12:59:58 PM WIT
ya artikel ini sangat menarik and bermanfaat bgt
|
|
said this on 01 Oct 2007 6:00:18 PM WIT
your artikel memang bagus and keren bisa menjadi tambahan dan wawasan bagi kita karena penyakit ini sangatlah berbahaya serta untuk dapat semaksimal mungkin untuk mencegah/menghindarinya
|
|
said this on 24 Oct 2007 5:07:57 PM WIT
artikel yang perlu diungkap sejelas-jelasnya tentang asal muasal HIV AIDS
|
|
said this on 31 Oct 2007 2:53:38 PM WIT
artikel yang menarink dan bermanfaat, semoga Mr Nasrullah mendapat berkah dari Tuhan. Amien
|
|
said this on 29 Feb 2008 9:25:47 AM WIT
ya ampun,kok bisa ya?buat apa ilmuwan america bikin penyakit ini?
|
|
said this on 29 Feb 2008 9:27:52 AM WIT
ya ampun! kok bisa? buat apa bikin penyakit yg mematikan kaya gini?
|
|
said this on 11 Apr 2008 12:29:43 PM WIT
MAKANYA SEMUA ITU TO YANG SUKA SELINGKUH MA SEX BEBAS BIAR TAKUTTTTT. N PEOPLE LEAVE THE DRUG.
|
|
said this on 01 Mar 2008 1:15:15 PM WIT
halaman inin bisa membewri pelajaran yang baik
thanks..... hendra |
|
said this on 29 Mar 2008 12:28:39 PM WIT
gemblung tuh manusia yang mau idup sendiri di muka bumi
|
|
said this on 11 Apr 2008 12:26:33 PM WIT
MULAI SEKARANG TINGGALKAN SEX BEBAS DAN SETIALAH PADA PASANGAN KITA SAHABAT SAHABATKU
|
|
said this on 17 Apr 2008 3:07:19 PM WIT
hmmm.... artikel belum dibaca... tapi kayanya rame.. thx y nambah2 bahan tugas....
|
|
said this on 23 Apr 2008 4:04:38 PM WIT
mungkin kasus flu burung yg diindonesia sama jg dgn AIDS ini ya.sprti kata menkes ibu siti,ilmuwan amerika berada dibaliknya.kpn ya para ilmuwan yg pinter ini,bikin penelitian///obat anti ngences///
|
|
said this on 18 Aug 2008 3:50:21 PM WIT
thanks hamdan. teruslah belajar dan ajarkan lagi. berjuanglah lewat ilmu. ALLAH bersamamu. smoga ALLAH menambah bagiku dan bagimu ilmu yg bermanfaat
|
|
said this on 26 Sep 2008 8:00:37 PM WIT
info yang sangat berarti bagi saya. saya baru tahu ternyata penyakti aids adalah hasil rekayasa para Ilmuwan untuk memusnahkan suatu etnis.
|
|
said this on 30 Nov 2008 11:02:29 PM WIT
oh ngono tah ket ero aku mas..mas!!
tankyou!! |
|
said this on 01 Apr 2009 9:41:04 AM WIT
Bagus banget artikelnya...saya juga meragukan yang namanya imunisasi karena kita gak tau dari mana dan apa yang menjadi bahan imunisasi
|
|
said this on 06 May 2009 12:49:58 PM WIT
wah aq br tau lho klu HIV/AIDS itu di buet ilmuan amerika serikat... waktu aq blajar HIV/AIDS katax dr monyet????
|
|
said this on 21 May 2009 12:09:05 AM WIT
Artike ini benar-benar membuka pikiran
selama ini, opini yang berlaku di publik bahwa Afrika merupakn top score rumah penderita AIDS terbesar di dunia ( sekitar 65% dari seluruh dunia). Ternyata di artikel ini dijelaskan bahwa sumber virus tersebut berasal dari Amerika. Negara adidaya tersebut berhasil menggiring opini publik dengan mengkambinghitamkan negara lain. Semoga Hukuman Allah segera menimpa orang-orang yang berlaku dzalim di muka bumi. Globalisasi merupakan faktor percepatan pandemi, sebab setiap orang warga negara saling bepergian ke negara lain, sehingga virus ini ikut melancong juga. Kita harus memboikot sumbernya...yaitu perilku zina, penggunaan napza dan sebagainya yang memang dicontohkan pertama kali oleh negara-negara eropa mari serukan bersama----berantas AIDS, berantas sumbernya |
|
said this on 27 May 2009 11:31:54 AM WIT
Dan sekarang mereka menggembar-gemborkan penggunaan Kondom sebagai salah satu pencegah virus HIV AIDS... which is for me... it's an Idiotic Fool Statement... completely nonsense!
sementara menurut penelitian, Pori2 kondom lebih besar daripada pori2 sel sperma.. Just Don't Do Free Sex! susah banget sih... pake nyari2 pembenaran segala! |
|
said this on 27 May 2009 2:54:33 PM WIT
Dan sekarang mereka menggembar-gemborkan penggunaan Kondom sebagai salah satu pencegah virus HIV AIDS... which is for me... it's an Idiotic Fool Statement... completely nonsense!
sementara menurut penelitian, ukuran pori2 kondom lebih besar daripada ukuran sel sperma.. Just Don't Do Free Sex! susah banget sih... pake nyari2 pembenaran segala! |
|
said this on 28 May 2009 8:11:58 AM WIT
VERY USEFUL!!....
YOUR ARTICLE IS GIVING IMPORTANT INFORMATION TO OTHER PEOPLE... KEEP WRITING A USEFUL ARTICLE.. THANKS |
|
said this on 16 Jul 2009 9:51:21 PM WIT
Artikelmu bohongan bung, 100% nyampe kiamat manusia ga bakalan bisa buat Virus apalagi HIV yg mematikan itu, jangankan buat virus baru buat asam amino yg benar2 baru aja ga bisa apalagi virus, tahu percobaan Stanley Miller???manusia tu ga bakalan bisa buat nyiptain makhluk hidup, manusia hanya bisa membuat bukan menciptakan, tahu bedanya ga?Maker not Creator, you know?
|
|
said this on 17 Oct 2009 1:42:04 PM WIT
dibalik artikel ini, saya tanya kembali, apakah ini ilmiah atau hanya hoaks?
kalo ilmiah, tunjukkan sumber yang jelas. Sudah banyak cerita hoaks yang beredar toh akhirnya mempermalukan penulisnya sendiri. Sebagai orang beriman, anda harusnya menjadi berkat bagi orang lain, bukan menebar cerita-cerita hoaks dan khayalan anda seperti tokoh "darwin" dalam artikel anda. |
|
said this on 17 Oct 2009 1:48:51 PM WIT
Sebaiknya sertakan bukti-bukti ilmiah dan sumber yang jelas. Klo misalnya anda menyadur dari tulisan orang lain ya sertakan sumbernya, klo memang ini sifatnya penelitian ya sertakan sumber penelitian nya, jangan ngalor ngidul, malu-malu in bangsa sendiri aja.
Tahukah anda bahwa Fitnah lebih kejam dari pembunuhan. |
|
said this on 01 Nov 2009 1:35:33 PM WIT
Sbener y ini tlisn yg bgus. tp yg trtulis bru dugaan2 blum mrupakan fakta2 apalagi g d dukung dgn sumber yg jlas. drpd artikel ilmiah lbih mirip pndpt pribadi.
|
|
said this on 23 Jul 2010 12:01:18 PM WIT
mnurut akuh,, artikel ini bagus dan menambah wawasan sekali,, apalagi aku dr dulu penasaran bgt ma " all about HIV AIDS"
|

Author/Admin)

